SUNGAI BATANG – Suasana khidmat menyelimuti Musholla Al-Istiqom, Komplek kq4Sungai Batang Desa Kelumpang Jaya, pada Kamis malam (05/03/2026). Bertepatan dengan malam ke-16 Ramadhan 1447 H, para jamaah melaksanakan prosesi doa khataman Al-Qur’an setelah berhasil menuntaskan 30 juz dalam separuh perjalanan bulan suci tahun ini.

Keberhasilan khatam ini merupakan buah dari kedisiplinan para jamaah dalam menjalankan tadarus malam. Dengan target rutin 2 juz setiap malam, jamaah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian ayat suci Al-Qur'an tepat di hari ke-15 puasa.

Puncak Acara yang Penuh Berkah

Acara inti yakni doa khataman dipimpin langsung oleh sosok tokoh agama setempat, Kiai Muslihuddin. Dalam suasana yang hening dan penuh haru, untaian doa dipanjatkan sebagai bentuk syukur atas kelancaran ibadah dan permohonan keberkahan bagi seluruh warga Sungai Batang.

Wujud Keharmonisan: Guyub Rukun Membawa Berkat

Nilai kearifan lokal sangat terasa dalam acara ini. Semangat guyub rukun ditunjukkan oleh para jamaah yang secara sukarela membawa aneka hidangan makanan dan minuman dari rumah masing-masing. Setelah doa bersama usai, suasana berubah menjadi hangat saat jamaah menikmati makan bersama sebagai bentuk perayaan atas selesainya tadarus putaran pertama.

"Kebersamaan ini bukan sekadar tentang makan-makan, tapi tentang bagaimana Al-Qur'an menyatukan hati kami semua di Musholla Al-Istiqom ini," ujar salah satu jamaah di sela-sela acara.

Kembali ke Fitrah: Memulai dari Juz 1

Menariknya, semangat literasi Al-Qur'an di Musholla Al-Istiqom tidak berhenti sampai di situ. Seolah tak ingin membiarkan malam berlalu tanpa lantunan ayat suci, setelah acara ramah tamah usai, jamaah langsung melanjutkan kegiatan dengan memulai kembali tadarus dari Juz 1.

Target berikutnya tetap sama, yakni menjaga ritme tadarus agar syiar Islam tetap menggema hingga penghujung Ramadhan nanti. Tradisi ini diharapkan dapat terus menjaga spiritualitas warga sekaligus mempererat tali silaturahmi antar jamaah.

Kiai. Muslihuddin

suasana

Makan-makan